Pemiuterang.com – Debat calon wakil presiden (cawapres) 2024 kembali digelar hari, Minggu (21/1) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta.
Debat ini kembali menghadirkan tiga cawapres yakni Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD untuk saling beradu gagasan soal visi, misi, dan program kerja mereka.
Berikut ini adalah serba-serbi debat cawapres yang perlu diketahui publik.
Debat Antara Cawapres
Debat calon wakil presiden ini akan menyatukan lagi ketiga kandidat, yaitu wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar, wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, dan wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD.
Ini merupakan pertemuan kedua mereka, setelah sebelumnya bertemu dalam debat pemilihan presiden perdana pada 22 Desember 2023.
Tema Debat
Topik debat untuk calon wakil presiden kali ini melibatkan Pembangunan Berkelanjutan dan Lingkungan Hidup, Sumber Daya Alam dan Energi, Pangan, Agraria, Masyarakat Adat, serta Desa.
Kesemua ini merupakan penyusutan dari tujuh tema debat sebelumnya, yang meliputi Pembangunan Berkelanjutan, Sumber Daya Alam (SDA), Pangan, Pajak Karbon, Lingkungan Hidup, Agraria, Masyarakat Adat, dan Desa.
Waktu dan Lokasi Debat
Debat akan berlangsung pada Minggu (21/1) yang berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta. Waktu yang dibutuhkan adalah 120 menit dan dimulai pada 19.00 WIB.
Moderator dan Panelis Debat
Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan dan mengumumkan dua nama moderator dan 11 panelis untuk acara debat cawapres. Moderator debat adalah Retno Pinasti dan Zilvia Iskandar.
Sedangkan panelis debat panelis debat adalah sebagai berikut.
- Prof. Dr. Ir. Abrar Saleng, S.H, M.H (Ahli Hukum Agraria dan Sumber Daya Alam, Universitas Hasanuddin).
- Dr. Arie Sujito, SP M.Si, (Sosiolog Pedesaan/ Dosen Fisipol UGM).
- Prof. Dr. Arif Satria, SP. MSi (Ahli Ekologi Politik dan Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Alam, Rektor Institut Pertanian Bogor).
- Dewi Kartika (Ahli Agraria/ Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria).
- Fabby Tumiwa (Ahli Transisi Energi/ Direktur Eksekutif Institute Presedential Services Reform).
- Prof. Dr. Ir. Haryadi Kartodihardjo, MS (Ahli Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup/ Guru Besar Fakultas Kehutanaan dan Lingkungan Institut Pertanian Bogor).
- Prof. Dr. Ir. Ridwan Yahya, M.Sc, (Ahli Kehutanan dan Lingkungan Hidup/ Guru Besar Teknologi Hasil Hutan Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu).
- Rukka Sombolinggi, SP, M.A (Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara/ Ahli Masyarakat Adat).
- Prof. Sudharto, P. Hadi, Ph.D, (Pakar Manajemen Lingkungan/ Rektor Universitas Diponegoro 2010-2015).
- Prof. Dr. Sulistiyowati Irianto, M.A, (Guru Besar Antropologi Hukum Fakultas Hukum Universitas Indonesia).
- Ir. Tubagus Furqon Sofhani, M.A, Ph.D (Ahli Perencanaan Wilayah dan Perdesaan Institute Teknologi Bandung).
Format Debat
Format debat calon wakil presiden 2024 tetap konsisten dengan format debat sebelumnya, yang terdiri dari enam segmen.
Proses dimulai dengan presentasi visi, misi, dan program dari masing-masing pasangan calon presiden dan wakil presiden, dilanjutkan dengan eksplorasi yang lebih mendalam mengenai visi, misi, dan program melalui pertanyaan dari panelis.
Segmen-segmen berikutnya melibatkan tanya jawab antara calon wakil presiden, serta penyampaian pernyataan penutup.
Durasi keseluruhan debat tetap berlangsung selama 150 menit, dengan rincian waktu 120 menit untuk substansi debat dan 30 menit untuk jeda iklan.
Berikut ini segmen debat cawapres :
- Segmen pertama: pembukaan, pembacaan tata tertib dan penyampaian visi, misi, dan program kerja.
- Segmen kedua: pendalaman visi, misi, dan program kerja.
- Segmen ketiga: pendalaman visi, misi, dan program kerja oleh moderator.
- Segmen keempat: tanya jawab dan sanggahan.
- Segmen kelima: tanya jawab dan sanggahan.
- Segmen keenam: penutup.
Baca Juga : Desain Surat Suara Pilpres 2024
Yuk dapatkan informasi terupdate berita polpuler harian dari pemiluterang.com. Untuk kerjasama lainya bisa kontak email dan sosial media kami lainnya!
