By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Pemilu TerangPemilu TerangPemilu Terang
Reading: Operasi Ketupat 2026 Resmi Dimulai, Korlantas Siapkan Sistem Pengamanan Nasional
Share
Notification Show More
Aa
Pemilu TerangPemilu Terang
Aa
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 News Network. Company. All Rights Reserved.
Pemilu Terang > Blog > Berita Terkini > Operasi Ketupat 2026 Resmi Dimulai, Korlantas Siapkan Sistem Pengamanan Nasional
Berita Terkini

Operasi Ketupat 2026 Resmi Dimulai, Korlantas Siapkan Sistem Pengamanan Nasional

Geralda Talitha
Last updated: 2026/03/13 at 10:23 AM
Geralda Talitha 2 months ago
Share
SHARE

Kepolisian Negara Republik Indonesia kembali menggelar Operasi Ketupat 2026 sebagai upaya nasional dalam mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Operasi tahunan ini dikenal sebagai salah satu operasi pengamanan terbesar di Indonesia karena melibatkan ribuan personel serta koordinasi berbagai instansi lintas sektor.

Contents
Operasi Berskala NasionalSimulasi Tactical Floor GameRekayasa Lalu Lintas Berbasis DataPemanfaatan Teknologi PengawasanKeselamatan Jadi Prioritas

Operasi Ketupat tidak hanya berfokus pada pengaturan lalu lintas selama periode mudik. Lebih dari itu, operasi ini dirancang sebagai sistem pengamanan terpadu yang bertujuan menjaga keselamatan perjalanan jutaan masyarakat yang melakukan mobilitas saat libur Idulfitri.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan bahwa berbagai skenario pengamanan telah dipersiapkan secara matang sebelum operasi dimulai. Persiapan tersebut meliputi kesiapan personel di lapangan, strategi rekayasa lalu lintas, pemanfaatan teknologi pemantauan, hingga koordinasi intensif dengan berbagai instansi terkait.

Kepala Korlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menegaskan bahwa tujuan utama dari Operasi Ketupat adalah melindungi masyarakat selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Operasi Ketupat 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi bidang lalu lintas. Negara hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan perjalanan mudik dengan aman, selamat, tertib, dan lancar,” ujar Irjen Agus dalam keterangan resmi Korlantas Polri.

Menurutnya, keberhasilan Operasi Ketupat tidak hanya dinilai dari lancarnya arus kendaraan di jalan raya, tetapi juga dari tingkat keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik berlangsung.

Operasi Berskala Nasional

Sebagai operasi pengamanan berskala nasional, Operasi Ketupat melibatkan berbagai instansi pemerintah dan lembaga terkait. Selain Polri, operasi ini juga didukung oleh TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), pemerintah daerah, operator jalan tol, Jasa Raharja, serta sejumlah lembaga yang bergerak di bidang transportasi dan keselamatan perjalanan.

Kolaborasi lintas sektor tersebut bertujuan menciptakan sistem pengamanan yang terintegrasi sehingga setiap aspek perjalanan masyarakat dapat dikelola secara optimal.

Personel gabungan disiagakan di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia. Penempatan tersebut mencakup jalur arteri, jalan tol, pelabuhan penyeberangan, terminal bus, stasiun kereta api, hingga bandara. Kehadiran petugas di berbagai titik tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai potensi gangguan selama periode mudik dan arus balik.

Irjen Agus menegaskan bahwa keberhasilan operasi ini sangat bergantung pada kerja sama antarinstansi.

“Kolaborasi adalah kunci. Operasi ini tidak bisa berjalan sendiri, tetapi membutuhkan sinergi semua pihak,” ujarnya.

Simulasi Tactical Floor Game

Sebagai bagian dari persiapan Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri juga menggelar Tactical Floor Game (TFG). Kegiatan ini merupakan simulasi strategis yang digunakan untuk memetakan dan menguji berbagai skenario pengamanan selama masa mudik.

Melalui simulasi tersebut, seluruh pihak yang terlibat dapat mempelajari berbagai kemungkinan situasi yang dapat terjadi di lapangan, mulai dari lonjakan volume kendaraan hingga kondisi darurat yang memerlukan penanganan cepat.

TFG juga menjadi sarana koordinasi agar setiap instansi memahami peran dan tanggung jawabnya dalam sistem pengamanan nasional.

“Aman itu adalah sistem, bukan kebetulan. Keselamatan dirancang melalui sistem yang matang,” ujar Irjen Agus.

Rekayasa Lalu Lintas Berbasis Data

Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan di jalur utama mudik.

Beberapa strategi yang disiapkan antara lain penerapan contraflow dan sistem one way di ruas jalan tol tertentu. Kebijakan tersebut akan diterapkan secara situasional berdasarkan analisis data lalu lintas yang diperoleh dari berbagai sumber.

Irjen Agus menegaskan bahwa setiap keputusan dalam pengaturan lalu lintas selalu didasarkan pada data yang terukur.

“Saya selalu bicara parameter angka untuk memutuskan cara bertindak di jalan tol,” katanya.

Pemanfaatan Teknologi Pengawasan

Selain mengerahkan personel di lapangan, Korlantas Polri juga memanfaatkan teknologi untuk memperkuat pengawasan arus mudik. Salah satu teknologi yang digunakan adalah ETLE Drone yang memungkinkan pemantauan kondisi lalu lintas dari udara secara real-time.

Dengan teknologi tersebut, petugas dapat memantau kepadatan kendaraan di berbagai jalur mudik secara lebih luas dan cepat. Selain itu, ETLE Drone juga membantu mendeteksi pelanggaran lalu lintas maupun potensi gangguan yang dapat memicu kemacetan.

“ETLE Drone kami turunkan untuk memantau arus mudik secara real-time sehingga potensi kemacetan maupun pelanggaran dapat terdeteksi lebih cepat,” ujar Irjen Agus.

Keselamatan Jadi Prioritas

Korlantas Polri menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan Operasi Ketupat. Evaluasi terhadap pelaksanaan operasi tahun sebelumnya menunjukkan hasil positif dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.

Pada Operasi Ketupat 2025, angka kecelakaan lalu lintas berhasil ditekan hingga 33 persen, sementara tingkat fatalitas korban kecelakaan menurun hingga 51 persen.

Meski demikian, Korlantas menilai capaian tersebut harus terus ditingkatkan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan setiap tahun.

“Volume kendaraan meningkat setiap tahun, tetapi keselamatan harus tetap menjadi prioritas nomor satu,” tegas Irjen Agus.

Pada akhirnya, Operasi Ketupat menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan perjalanan masyarakat menuju kampung halaman berlangsung aman dan nyaman. Melalui sistem pengamanan yang matang, Operasi Ketupat 2026 diharapkan mampu menjaga keselamatan jutaan pemudik di seluruh Indonesia.

You Might Also Like

Pendekatan Humanis Korlantas Polri Warnai Keberhasilan Operasi Ketupat 2026

Operasi Ketupat 2026 Tuai Kepuasan Publik, Kecelakaan Menurun

Pembatasan Angkutan Barang Diperketat, Kakorlantas Putar Balik Truk Sumbu Tiga

Arus Mudik 2026 Tertinggi, Korlantas Lanjutkan Pengamanan Hingga 30 Maret

Korlantas Ungkap Strategi Atasi Lonjakan Arus Balik Lebaran

TAGGED: Korlantas Polri, mudik Lebaran, operasi ketupat
Geralda Talitha March 13, 2026 March 13, 2026
Share This Article
Facebook Twitter Email Print
Previous Article Doa Bersama di Tol Japek, Korlantas Siap Kawal Arus Mudik 2026
Next Article Kakorlantas Polri Pemantauan Arus Mudik 2026, Kakorlantas: Kondisi Masih Terkendali
Leave a comment

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Find Us on Socials

Pemilu TerangPemilu Terang
© All Rights Reserved.
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?